Temu Pendidik Nusantara XIII Kota Pagar Alam Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pendidikan

PAGAR ALAM – Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kota Pagar Alam sukses diselenggarakan pada Minggu, 14 Juni 2026, di Aula SD Negeri 74 Pagar Alam. Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kota Pagar Alam bersama Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Pagar Alam dan berbagai mitra kolaborasi ini menjadi ruang belajar bersama bagi guru, kepala sekolah, pegiat literasi, dan pemimpin pendidikan untuk saling berbagi praktik baik serta memperkuat ekosistem pendidikan yang berpihak pada peserta didik.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, S.H., M.Kn., yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya TPN XIII sebagai wadah pengembangan kapasitas pendidik dan pemimpin sekolah. Dalam sambutannya, beliau berharap semangat belajar, berbagi, dan berkolaborasi yang tumbuh dalam kegiatan ini dapat terus berkembang menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Pagar Alam.

Ketua Pelaksana TPN XIII Kota Pagar Alam, Randi Trive Deansya, M.Pd., menyampaikan bahwa TPN merupakan ruang perjumpaan bagi para pendidik untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan, dan menemukan solusi atas berbagai tantangan pendidikan. Menurutnya, transformasi pendidikan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara guru, sekolah, komunitas, pemerintah, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Randi berharap kegiatan ini mampu melahirkan lebih banyak inovasi pembelajaran yang berdampak nyata bagi peserta didik. “Kami berharap TPN XIII menjadi titik temu lahirnya gagasan-gagasan baru, praktik baik yang dapat direplikasi, serta kolaborasi yang berkelanjutan demi kemajuan pendidikan di Kota Pagar Alam dan Indonesia,” ujarnya.

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Sumatera Selatan turut hadir melalui perwakilannya, Juwairiah, M.Pd., selaku Ketua Divisi Pelatihan IGI Sumatera Selatan. Kehadiran beliau menunjukkan komitmen IGI dalam mendukung pengembangan kompetensi pendidik melalui berbagai forum belajar dan kolaborasi. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN), Yosi, yang memberikan dukungan terhadap penguatan komunitas belajar guru dan pengembangan praktik-praktik pendidikan yang berdampak. Kehadiran kedua perwakilan tersebut semakin memperkuat semangat kolaborasi antarorganisasi dalam mendorong kemajuan pendidikan di Kota Pagar Alam dan Sumatera Selatan.

Sebagai bagian dari rangkaian utama kegiatan, TPN XIII Kota Pagar Alam menghadirkan sesi Bincang Pendidikan bertema “Cita-cita Kolektif: Kewargaan Desa Dunia, Mewujudkan Generasi Pagar Alam yang Berkarakter Lokal, Berdaya Saing Global, dan Siap Menjadi Warga Dunia.” Sesi ini menghadirkan Hj. Bertha, S.H., M.Kn. sebagai keynote speaker, didampingi oleh Dr. Syahril Ramadhon Alamsyah, S.Pd., M.E.Sy., dosen Institut Agama Islam Pagar Alam, serta Tusinah, M.Pd., dosen STKIP Muhammadiyah Pagar Alam. Ketiga pembicara mengulas pentingnya pendidikan yang mampu memperkuat identitas lokal sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan dan peluang di tingkat global.

Pada sesi Kelas Pemimpin, peserta mendapatkan inspirasi dari Mursidati, M.Pd., dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, yang membawakan materi “Membangun Personal Branding Kepala Sekolah, Guru, dan Sekolah di Era Digital.” Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya membangun citra positif melalui karya, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari kepemimpinan pendidikan masa kini.

Sesi berikutnya menghadirkan Dian Nur Husin, S.Pd., Kepala MTs Al-Azhar YASMA, dengan materi “One Student, One Achievement.” Ia menekankan bahwa setiap peserta didik memiliki potensi dan keunggulan yang berbeda sehingga sekolah perlu menghadirkan ruang yang memungkinkan setiap anak memperoleh kesempatan untuk berprestasi sesuai bakat dan minatnya masing-masing.

Sementara itu, pada Kelas Pendidik, Juwairiah, M.Pd., Praktisi Pendidikan dan Pengajar Berbasis Teknologi, membawakan materi “Mengurai Beban Administrasi: Transformasi Guru Lewat Gemini AI dan Canva.” Melalui sesi ini, peserta diajak mengenal berbagai strategi pemanfaatan kecerdasan buatan dan platform digital untuk meningkatkan efisiensi kerja guru tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.

Materi berikutnya disampaikan oleh Dwiki Al Akhyar, S.Ud., M.Pd., Gr., Pandu Literasi Digital Komdigi RI dan Founder Akhyar Bestari Indonesia, dengan tema “Membaca Dunia Melalui Cerita Kehidupan di Taman Bacaan Masyarakat.” Dalam paparannya, Akhyar menjelaskan bahwa taman bacaan masyarakat tidak hanya menjadi pusat literasi, tetapi juga ruang belajar kehidupan yang mampu menumbuhkan karakter, empati, kreativitas, dan kepedulian sosial. Ia mengajak para guru untuk menjadikan pengalaman nyata di masyarakat sebagai sumber belajar yang kontekstual dan bermakna bagi peserta didik.

Kelas Pendidik ditutup dengan materi dari Yulisa Andriani, S.Pd., M.Pd., Kepala SMP Negeri 4 Pagar Alam dan Fasilitator Pembelajaran Mendalam, yang membagikan praktik baik bertajuk “Menjalin Kedekatan Guru dan Peserta Didik Melalui Makan Bersama di Jam Istirahat.” Ia menjelaskan bahwa hubungan yang hangat antara guru dan peserta didik merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter siswa.

Melalui rangkaian kegiatan yang menghadirkan para narasumber inspiratif tersebut, Temu Pendidik Nusantara XIII Kota Pagar Alam diharapkan mampu memperkuat budaya belajar sepanjang hayat, memperluas jejaring kolaborasi antarpendidik, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi pendidikan yang memberikan dampak nyata bagi sekolah, peserta didik, dan masyarakat. Semangat berbagi dan bertumbuh bersama yang menjadi ruh TPN diharapkan terus hidup dan berkembang dalam setiap langkah para pendidik untuk mewujudkan pendidikan yang lebih bermakna dan memerdekakan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *