
IGI SUMATERA SELATAN – Audiensi antara dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) berlangsung hangat dan produktif pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di ruang dekan. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara organisasi profesi guru dan institusi pendidikan tinggi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Selatan.
Rombongan IGI Sumsel hadir dengan formasi pengurus baru yang terdiri dari Sapto Abadi, Kartika Sari Eka Putri, Juwairia selaku Kepala Bidang Diklat, serta Rifan Afandi sebagai Kepala Bidang Sosial dan Kemasyarakatan. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Dekan FTIK, , yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif audiensi sebagai langkah awal membangun kolaborasi yang lebih strategis.
Dalam pertemuan tersebut, IGI Sumsel secara resmi memperkenalkan kepengurusan baru sebagai bagian dari penguatan organisasi yang adaptif terhadap dinamika pendidikan saat ini. Perkenalan ini tidak hanya bersifat formalitas, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk menyamakan visi dalam pengembangan kompetensi guru berbasis kebutuhan zaman.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah perpanjangan nota kesepahaman (MoU) terkait program Diklat Cakalab. Program ini dinilai memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan kapasitas guru, khususnya dalam aspek kepemimpinan pembelajaran dan inovasi pedagogik. Dekan FTIK menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program.
Selain itu, audiensi juga membahas peluang kerja sama dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) oleh dosen FTIK yang dapat disinergikan dengan jaringan IGI di seluruh Sumatera Selatan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas dampak kegiatan akademik kampus hingga ke satuan pendidikan, sehingga terjadi transfer pengetahuan yang lebih aplikatif dan kontekstual.
IGI Sumsel juga menyampaikan undangan resmi kepada Dekan FTIK untuk menghadiri kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan organisasi. Undangan ini disambut dengan antusias, dan pihak dekanat menyatakan kesediaannya untuk hadir serta memberikan kontribusi pemikiran dalam forum tersebut.
Tidak hanya itu, dalam suasana penuh keakraban dan saling percaya, IGI Sumsel turut mendaulat Dekan FTIK sebagai Dewan Pembina organisasi. Tawaran tersebut diterima dengan baik oleh , yang menyatakan kesediaannya untuk mendukung dan membina pengembangan organisasi guru di wilayah Sumatera Selatan.
Menanggapi berbagai agenda yang disampaikan, Dekan FTIK menegaskan komitmen institusinya untuk terus berkolaborasi dengan IGI Sumsel, baik dalam pengembangan sumber daya manusia, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Ia juga menyampaikan kesiapan untuk mengarahkan dosen-dosen FTIK agar terlibat aktif dalam program-program kolaboratif bersama IGI.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam membangun kemitraan berkelanjutan antara IGI Sumsel dan FTIK UIN Raden Fatah. Dengan sinergi yang kuat, kedua pihak optimis dapat berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam penguatan kompetensi guru dan inovasi pembelajaran di Sumatera Selatan. (da)