Google Meet, Solusi Mengatasi Kebosanan Saat PJJ

Sudah tujuh bulan sejak awal bulan Maret lalu melewati masa pandemi. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diyakini sebagai solusi paling tepat untuk terus melanjutkan proses pendidikan.

Berbagai pihak terus bersinergi demi mendukung program pemerintah ini. Berbagai diklat peningkatan mutu guru dilaksanakan. Guru pun dituntut untuk bisa mengupgrade diri melalui kemampuan penguasaan teknologi.

Namun di balik ini semua, pernahkah Anda membayangkan apa yang terjadi kepada para peserta didik jika masa pandemi ini terus berlangsung?

Apakah Pembelajaran Daring tanpa Luring bisa efektif?

“Kapan kita sekolah, Bu?”

Pernah beberapa kali kalimat pertanyaan ini terdengar di telinga. Begitu sederhana, namun berkesan dalam sekali.

Bisa saya maknai, kalimat tanya tersebut adalah ungkapan atau bisa juga luapan dari rasa bosan yang melanda siswa tersebut. Ya. Bisa dikatakan anak itu adalah perwakilan dari sekian peserta didik lainnya.

Untuk itulah sebagai guru, berinovasi dalam mendesain skenario pembelajaran yang efektif sangatlah dibutuhkan di era pandemi ini. Jangan sampai semangat para generasi muda menjadi turun bahkan hilang. Mau jadi apa negeri tercinta ini?

Seperti contoh, Google Meeting bisa menjadi salah satu solusi bagi Anda mengatasi kebosanan peserta didik saat pembelajaran daring dilaksanakan. Ini adalah hal baru bagi mereka.

Tidak usah memakai durasi yang lama, tiga puluh menit saja cukup. Kita bisa bertatap muka, berinteraksi dan menyapa para peserta didik walaupun hanya lewat layar android.

Bagaimana caranya?

Anda bisa membuka drive lewat browser, kemudian jadwalkan meetingnya, kapan pun dan di mana pun. Lalu, copy link meetingnya dan bagikan ke peserta didik. Untuk bisa join, link tinggal diklik.

Tertarik ingin mencobanya?

Kegiatan Google Meet Bersama Peserta Didik Kelas 7