IGI Sumatera Selatan Dorong Penyelesaian Non-Litigasi Kasus Guru SDN di Lubuklinggau dan Siapkan Pelatihan Matematika Gembira

PALEMBANG, 18 Juli 2026 – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Sumatera Selatan memberikan perhatian serius terhadap kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang oknum guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Lubuklinggau, yang kini telah dilaporkan oleh orang tua murid ke pihak kepolisian.

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Wilayah IGI Sumatera Selatan, Sapto Abadi, menginstruksikan Ketua Daerah IGI Lubuklinggau, Eko Setiadi, untuk segera turun tangan memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada guru yang bersangkutan.

IGI Sumatera Selatan menekankan pentingnya mengutamakan pendekatan yang humanis dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan pendidikan. Sapto Abadi meminta agar IGI Lubuklinggau mengupayakan jalur non-litigasi (penyelesaian di luar pengadilan) melalui mediasi dan restorative justice (keadilan restoratif) antara pihak guru, sekolah, dan orang tua murid agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara damai dan kekeluargaan.

Selain fokus pada penyelesaian masalah hukum, IGI Sumatera Selatan juga menyoroti akar permasalahan yang kerap memicu ketegangan di kelas, salah satunya adalah tekanan dalam proses belajar-mengajar mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa.

Sebagai langkah preventif jangka panjang, Sapto Abadi menginstruksikan IGI Lubuklinggau untuk segera menyelenggarakan Pelatihan Matematika Gembira bagi para guru di wilayah tersebut. Program ini bertujuan untuk mengubah stigma bahwa matematika adalah pelajaran yang menakutkan, sekaligus membekali guru dengan metode mengajar yang interaktif, menyenangkan, dan ramah anak.

“Kami ingin memastikan guru mendapatkan hak pendampingannya, namun di sisi lain, kami juga berkomitmen menciptakan ruang kelas yang aman dan bahagia bagi murid. Pelatihan Matematika Gembira ini diharapkan dapat mengubah metode pengajaran menjadi lebih menyenangkan, sehingga tekanan di kelas berkurang dan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang,” ujar Sapto Abadi.

IGI berharap melalui kombinasi penanganan masalah secara kekeluargaan dan peningkatan kompetensi mengajar yang inklusif, keharmonisan antara guru, siswa, dan orang tua di Lubuklinggau dapat segera pulih kembali.

Kontak Media:

Pengurus Wilayah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sumatera Selatan

Email: pengurus.igisumsel@gmail.com

Telepon/WhatsApp: 085267836765

Situs Web: https://www.igisumsel.or.id/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *