Sumatera Selatan, IGI.OR.ID – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) dari Dapil Sumatera Selatan, Hj. Eva Susanti menerima Audiensi Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sumsel di Pempek Candy Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Senin ( 4/10).
Senator Eva menyambut baik kedatangan IGI Sumsel dan mengatakan selalu Wellcome terhadap semua organisasi yang datang untuk menyampaikan aspirasi karena DPD merupakan forum mediasi aspirasi masyarakat dan daerah beserta kepentingannya.
“DPD RI adalah Dewan perwakilan daerah, perantara penyampai aspirasi meskipun memiliki kewenangan yang terbatas. Kalau ada aduan silahkan sampaikan kepada DPD dalam bentuk tertulis dan akan disampaikan dalam rapat kerja,” jelasnya.
Dikatakannya, apapun harapan, inspirasi, keinginan atau masukan dari IGI Sumsel akan di terima karena DPD senantiasa menyerap aspirasi meskipun tidak bisa memutuskan atau membuat kebijakan.
“Kami di komisi III DPD sangat konsen untuk memecahkan masalah guru, khususnya guru honorer dan bentuk nyata kami membuat tim Panitia Khusus (Pansus) untuk menangani berbagai persoalan tentang guru dan tenaga kependidikan honorer,” ungkapnya.
Sementara, Ketua IGI Sumsel, Aswin, S.Pd., M.Si mengucapkan terima kasih karena Hj Eva Susanti bersedia meluangkan waktu ditengah kesibukannya untuk menerima audiensi IGI Sumsel.
“Audiensi ini dilakukan agar DPD RI dapat mengenal Organisasi IGI dengan baik. IGI merupakan organisasi profesi legal yang semua anggota dan pengurusnya adalah guru. Saat ini anggota IGI Sumatera Selatan berjumlah 5000-an dan tersebar di 14 Kabupaten Kota,” terang Aswin.
Dikatakannya, kedatangan IGI Sumsel menemui Hj. Eva Susanti guna meminta agar anggota DPD RI ini bersedia menghadiri acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) IGI Sumsel di Musi Rawas pada tanggal 29 – 30 Oktober 2021.
“Saya harap ibu Eva bisa menghadiri kegiatan Rakorwil karena dalam Rakorwil kita akan menampung semua aspirasi IGI dari 14 kabupaten kota. Semoga selanjutnya IGI bisa bersinergi dengan DPD RI guna meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia terutama mutu pendidikan di Sumatera Selatan,” harapnya.




