TANJUNG LUBUK, SMP Negeri 1 Tanjung Lubuk melaksanakan kegiatan WCD (Word Clean Up Day) dengan melaksanakan pembersihan dan pemilihan sampah di sekitar lingkungan sekolah dan rumah masing-masing warga sekolah yang tidak berada di lingkungan sekolah pada puncak Acara WCD pada Jumat (24/9).
WCD dilaksanakan sesuai dengan Edaran Bupati Ogan Komering Ilir Nomor : 660/158/D.I.H/2021 yang menindaklanjuti Surat Direktur Jendral Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan beracun Berbahaya Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor : S.362/PSLB/pS/KLN.2/8/2021 Perihal Dukungan Pelaksanaan Kegiatan WCD Indonesia 2021, dan Surat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan Nomor : 660/1532.DLHP.B.II/2021 Perihal :Dukungan WCD 2021.
Kegiatan ini diikuti oleh 34 orang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) dan 534 peserta didik yang dibagi atas 2 rombongan belajar. Rombongan pertama langsung melaksanakan kegiatan WCD pada lingkungan sekolah dan separuhnya melaksanakan kegiatan dilingkungan sekitar rumah masing masing. Pemantauan dilakukan dengan meminta siswa mengirim foto kegiatan pembersihan dan pemilahan sampah berupa sampah organik, sampah anorganik, residu dan campuran.
Kepala SMPN 1 Tanjung Lubuk, Zauhari, S.Pd., M.Pd. ketika ditemui mengatakan, kegiatan WCD besar sekali manfaatnya bagi semua warga sekolah dan lingkungan sekitar. Karena dengan lingkungan yang bersih kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dengan baik, nyaman, efektif dan bermakna.
“Walaupun masih dalam keadaan terbatas, di masa covid-19 ini kebersihan lingkungan dan diri pribadi sangat dibutuhkan untuk pencegahan. “katanya.
Selain itu menurut Zauhari, peserta didik bisa mendapat keuntungan dari sampah anorganik berupa plastik bekas minuman , bungkus permen dan lain-lain yang dapat didaur ulang menjadi tas, tempat minuman gelas, tempat tisu atau ditukar dengan alat-alat tulis.
“Yang penting kemauan untuk berkreasi dengan memanfaatkan limbah yang ada dilingkungan mereka.. Hal ini sesuai juga dengan program sekolah Adiwiyata SMPN 1 Tanjung Lubuk” ujarnya.
Sementara salah seorang guru, Kholidan, S.Pd. mengatakan, kegiatan seperti ini dapat memupuk sifat kepedulian peserta didik terhadap lingkungan dan sifat sosial mereka untuk dapat bekerjasama dengan teman -temannya.
Sementara itu, peserta didik dan PTK tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Dilihat dari jumlah sampah yang dapat dikumpulkan. “Sekalian beramal, Bu. Bukankah kebersihan sebagian dari Iman”, kata Rara, peserta didik SMPN 1 Tanjung Lubuk.
Kegiatan ini direncanakan akan terus dilaksanakan secara Kontinu dan berkelanjutan setiap hari Jumat dan diintegrasikan ke mata pelajaran Prakarya.” tambah Jamilah, S.Pd., M.Si., Ketua Program Adiwiyata SMPN 1 Tanjung Lubuk.





