Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Palembang dan PMO (Pelatihan Manajemen Organisasi)

Palembang, 11 Desember 2020. Pengurus Daerah IGI (Ikatan Guru Indonesia) kota Palembang PAW 2016-2021 resmi dilantik oleh Ketua Wilayah IGI Sumatera Selatan, Aswin, S.Pd., M.Si, untuk yang pertama kalinya dalam sejarah pelantikan Pengurus Daerah IGI Kota Palembang diselenggarakan di MI Negeri 1 Palembang, Jumat (11/12), sekaligus membuka acara Pelatihan Manajemen Organisasi (PMO) Tingkat Dasar Ikatan Guru Indonesia Kota Palembang.

Acara pelantikan pengurus IGI ini mengangkat tema “Optimalisasi semangat profesional dan leadership guru untuk mencapai tujuan organisasi demi peningkatan kualitas pendidikan yang nyata.”

Kegiatan ini dihadiri Staf Ahli Wali Kota (Wako) Palembang bidang Pemberdayaan, Sosial, dan Masyarakat Harley Kurniawan, Kepala Sekolah (Kasek) MIN 1 Nuraini Farida, dan para tamu undangan lainnya.

Staf Ahli Wako Palembang bidang Pemberdayaan, Sosial, dan Masyarakat Harley Kurniawan menyatakan dengan adanya IGI, pihaknya berharap guru akan lebih berkiprah lagi.

“Jadi ini merupakan organisasi penguatan. Kami sangat mengapresiasi program IGI. Program IGI sama dengan program-program PGRI, sehingga kami tidak akan membedakan kedua organisasi ini,” ujarnya.

Dia pun berharap kedua organisasi ini dapat membantu mewujudkan visi dan misi Wali Kota yakni Palembang Darussalam 2023, dengan misi mencetak sumber daya manusia (SDM) handal dan berkualitas.

“Kami juga berharap masing-masing organisasi ini tetap bersinergi, dan tidak mengutamakan ego masing-masing. Jadi kerjasamalah dengan baik, dan kami siap membantu memfasilitasi kegiatan IGI maupun PGRI,” terangnya.

Sementara itu, Ketua IGI kota Palembang Rifan Affandi, S.Pd., M.M. menambahkan kegiatan ini merupakan kali kedua dilakukan.

“Diklat pertama Sumsel berbagi dengan peserta bukan hanya berasal dari Palembang, tapi dari luar Sumsel,” tuturnya.

Dia mengaku antusiasme peserta mengikuti diklat ini sangat tinggi. Diklat ini memberikan pengetahuan terkait aplikasi dukungan pembelajaran jarak jauh bagi para guru.

“Kita sedikit berbeda dengan PGRI. PGRI itu bisa dari luar guru. Sementara IGI adalah guru, dan hanya keanggotaannya saja yang berbeda. Untuk keanggotaan kita ada 666 orang di Palembang. Semuanya masuk di dalam grup yakni telegram, dan Whatsapp. Jadi kami koordinasi di sana,” jelasnya.

Kepala MIN 1 Palembang Nuraini Farida mengatakan pihaknya berharap tidak ada lagi guru yang gagap teknologi (gaptek). Adapun Narasumber PMO Tingkat Dasar Pengurus Daerah Kota Palembang antara lain:
1. Kepemimpinan dalam Organisasi (oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Palembang : Pak H.Deni Priansyah, S.Ag., M.Pd.I)
2. Sejarah IGI dan Peraturan tentang IGI ( oleh Ketua IGI Sumsel : Aswin, S.Pd., M.Si )
3. Perencanaan dalam organisasi ( oleh Ketua IGI PD Kota Palembang : Rifan Affandi, S.Pd., M.M)
4. Peraturan tentang guru (oleh Marion , M.Pd : Wakil Ketua IGI Sumsel)
5. Administrasi Surat Menyurat (oleh Ida Yulia , M.Pd : Wakil Sekretaris IGI Sumsel)
6. Penyusunan proposal dalam kegiatan (oleh Muharisnan, S.Pd : Pengurus IGI Sumsel)

Kegiatan Pelatihan Manajemen Organisasi (PMO) IGI kota Palembang berlangsung dua hari yakni tanggal 11 dan 12 Desember 2020, diikuti sebanyak 25 peserta. Adapun hasil dari kegiatan pelatihan ini bertujuan agar peserta pelatihan terkhusus pengurus daerah dapat semakin mengenal IGI dan menambah ilmu serta keterampilan dalam berorganisasi.

Selamat kepada bapak ibu pengurus daerah IGI Kota Palembang yang telah dilantik dan mengikuti rangkaian pelatihan manajemen organisasi, semangat berdedikasi untuk memajukan pendidikan melalui profesi guru masa kini.